selamat datang di asih imaniar's blog, selamat membaca dan semoga bermanfaat

Kamis, 10 Mei 2018

BAHASA INGGRIS BISNIS 2




Name   : Asih Imaniar
NPM   : 11114740
Class    : 4KA13

SOAL A
7.      If a crisis occurs, those unfamiliar with the procedures wouldn’t know how  to handle
                     A                          B                                                                   C                D
the situation.
Answer : A. occurs
It Should be : occurred
Reason : should verb 2 not verb 1, because this sentence is past tense.

SOAL B
4.      When she retired in 1989, tennis champion  Christine Evert was the most 
                     A                             B                                                    C            
famous women athlete  in the United Stated.
                  D
Answer : D. famous women athlete 
It Should be : woman not women
Reason : because women is plural noun

SOAL C
10.  John went to the mountains on his vacation, and  we   had gone  too.
                                                                        A                      B     C        D
Answer : D. had gone.
It Should be : did.
Reason : because the previous sentence is simple past, then the second sentence becomes simple past too. then using did not had gone.

Rabu, 02 Mei 2018

contoh dari sikap profesionalisme yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi sistem informasi



Sumber : google.com

ETIKA
Ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia.

Profesi
adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris "Profess", yang dalam bahasa Yunani adalah "Επαγγελια", yang bermakna: "Janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen".

Teknologi Informasi (TI).

Sumber : google.com
Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi.

Etika Profesi Teknologi Informasi 
Ilmu yang membahas dampak baik dan dampak buruk  dalam bidang teknologi informasi (TI)  yang  membantu manusia dalam membuat, mengubah, menimpan, mengomunikasikan dan menyebarkan informasi (menurut saya pribadi).

Ciri – ciri profesionalisme dalam bidang teknologi informasi (TI) :
      1.            Punya keterampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan teknologi informasi (TI).
      2.            Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah.
      3.            Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang bertentangan dihadapannya.
      4.            Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi.

Contoh professional dalam bidang teknologi informasi (TI):
      1.            Kelompok yang berkecimpung di bidang perangkat lunak
      2.            Kelompok yang berkecimpung di bidang perangkat keras
      3.            Kelompok yang mengoperasikan electronik data processing (EDP)
      4.            Kelompok yang berkecimpung dalam pengembangan bisnis teknologi informasi.
Sumber:

Contoh ciri – ciri profesionalisme di bidang IT adalah :
1. Keterampilan yang berdasar pada pengetahuan teoretis
Profesional diasumsikan mempunyai pengetahuan teoretis yang ekstensif dan memiliki keterampilan yang berdasar pada pengetahuan tersebut dan bisa diterapkan dalam praktek.
2. Asosiasi profesional
Profesi biasanya memiliki badan yang diorganisasi oleh para anggotanya, yang dimaksudkan untuk meningkatkan status para anggotanya. Organisasi profesi tersebut biasanya memiliki persyaratan khusus untuk menjadi anggotanya.
3. Pendidikan yang ekstensif
Profesi yang prestisius biasanya memerlukan pendidikan yang lama dalam jenjang pendidikan tinggi.
4. Ujian kompetensi
Sebelum memasuki organisasi profesional, biasanya ada persyaratan untuk lulus dari suatu tes yang menguji terutama pengetahuan teoretis.
5. Pelatihan institutional
Selain ujian, juga biasanya dipersyaratkan untuk mengikuti pelatihan istitusional dimana calon profesional mendapatkan pengalaman praktis sebelum menjadi anggota penuh organisasi. Peningkatan keterampilan melalui pengembangan profesional juga dipersyaratkan.
6. Lisensi
Profesi menetapkan syarat pendaftaran dan proses sertifikasi sehingga hanya mereka yang memiliki lisensi bisa dianggap bisa dipercaya.
7. Otonomi kerja
Profesional cenderung mengendalikan kerja dan pengetahuan teoretis mereka agar terhindar adanya intervensi dari luar.
8. Kode etik
Organisasi profesi biasanya memiliki kode etik bagi para anggotanya dan prosedur pendisiplinan bagi mereka yang melanggar aturan.
9. Mengatur diri
Organisasi profesi harus bisa mengatur organisasinya sendiri tanpa campur tangan pemerintah. Profesional diatur oleh mereka yang lebih senior, praktisi yang dihormati, atau mereka yang berkualifikasi paling tinggi.
10. Layanan publik dan altruisme
Diperolehnya penghasilan dari kerja profesinya dapat dipertahankan selama berkaitan dengan kebutuhan publik, seperti layanan dokter berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat.
11. Status dan imbalan yang tinggi
Profesi yang paling sukses akan meraih status yang tinggi, prestise, dan imbalan yang layak bagi para anggotanya. Hal tersebut bisa dianggap sebagai pengakuan terhadap layanan yang mereka berikan bagi masyarakat.
Sumber : https://3rest.wordpress.com/category/etika-dan-profesionalisme-pada-teknologi/